Erick Lindgren, Pemain Poker Yang Mempunyai Masalah

Advertisement
Advertisement

Erick A Lindgren, dilahirkan pada bulan Agustus tanggal 11 tahun 1976 di sebuah kota di Burney, California. Dia adalah seorang pemain poker profesional berdarah Amerika, dia telah memenangkan dua gelar kejuaraan pada ajang World Poker Tour (WPT), dua gelang World Series of Poker, dan uan tunai lebih dari sembilan juta dolar sudah ia dapatkan pada turnamen yang telah diikutinya sepanjang karirnya bermain di dunia poker. Pada bulan Agustus tahun 2014, dia menempati posisi ke-28 daftar pemain poker yang memenangkan uang terbanyak sepanjang masa.

Karirnya di Dunia Poker

Lindgren memenangkan turnamen terbesar pertamanya saat ajang poker di Bellagio pada tahun 2002 dan diikuti dengan kemenangan pertamanya juga di World Poker Tour (WPT) sepuluh bulan kemudian. Enam bulan setelahnya, dia menang pada turnamen World Poker Tour Party Poker Million III , dimana dia membawa pulang hadiah yang cukup besar mencapai jutaan dolar.

Pada bulan Januari tahun 2005, dia mencapai runner-up pada ajang World Series of Poker Circuit Event yang diselenggarakan di Atlantic City. Pada bulan Februari, dia mencapai posisi ke-5 di ajang World Poker Tour LA Poker Classic dan hanya berselang seminggu setelahnya, dia menang untuk kedua kalinya pada turnamen Professional Poker Tour, yang juga diselenggarakan di Los Angeles.

Pada Januari 2006, dia kembali mencapai meja final ajang World Poker Tour, dia menempati posisi ketiga pada turnamen 2006 Borgata Winter Poker Open.

Pada bulan Juni 2006, Lindgren memenangkan uang tunai sebesar $600,000 sebagai hadiah pertama pada turnamen FullTiltPoker.net Poker Pro Showdown, bersaing dengan Mike Matusow, Clonie Gowen, Erik Seidel, John Juanda, Chris Ferguson, dan Phil Ivey. Kemenangan Lindgren terjadi saat kesempatan pertamanya pada pertemuan satu lawan satu, mengalahkan Matusow, yang saat itu dia mendapatkan kartu A♣ K♣ , sedangkan Matusow memegang kartu A♥ J♣ , dan pada meja permainan telah keluar kartu 6♠ 6♣ 9♦ A♠ 3♠.

Pada bulan Januari tahun 2007, Lindgren menang A$1 juta setelah mengalahkan total 17 pemain profesional lainnya pada turnamen $100,000 buy-in Hold’em di ajang Aussie Millions. Sebagai informasi, Lindgren juga adalah seorang pengarang buku “World Poker Tour: Making the Final Table”, yang mana disitu dituliskannya strateginya saat bermain turnamen poker.

Dia adalah anggota dari “Team Full Tilt” di Full Tilt Poker. Pada bulan Februari tahun 2008, Lindgren menjadi pembawa acara pada “FTOPS Event #9”, sebuah turnamen terbesar bagian dari seri Full Tilt. Pada turnamen tersebut terdaftar lebih dari 5,600 tamu undangan, dan tersedia hadiah uang tunai lebih dari $1,65 juta. Lindgren memenangkan turnamen dan menjadi pemain profesional pertama dari Full Tilt yang memenangkan turnamen FTOPS yang dia menjadi pembawa acaranya. Dia membawa pulang lebih dari $291,000.

Pada bulan September tahun 2012, berdasarkan wawancara oleh Howard Lederer, Lindgren telah meminjam $4,000,000 ke FullTilt.

Pada bulan Juni tanggal 27 tahun 2007, Lindgren menang $350,000 saat bermain dengan Gavin Smith, Phil Ivey, dan pemain lainnya. Untuk memenangkan taruhan, Erick harus memainkan empat putaran golf di Las Vegas, tepatnya di padang golf “Bear’s Best” antara sunrise dan sunset.

Pada tanggal 5 Juni tahun 2008, Lindgren mengalahkan Justin Bonomo pada pertandingan satu lawan satu untuk gelang pertamanya di ajang World Series Of Poker pada turnamen $5,000 buy-in Mixed No-Limit/Limit Hold’em Event. Pada bulan Mei 2013, Erick menempati posisi kedua pada ajang World Poker Tour Championship dan mendapatkan uang tunai $700,000.

Pada tahun 2018, total uang tunai yang didapatkannya sepanjang mengikuti turnamen telah lebih dari $10,300,000. Dia menguangkan sebanyak 40kali pada ajang World Series of Poker sebanyak $3,120,803 untuk total kemenangannya.

Hutang Berjudi, dan Rehabilitasi

Sebagai sponsor profesional, Lindgren telah mendapatkan penghasilan bulanan dari Full Tilt Poker, namun ia akhirnya menghilangkan apa yang telah ia dapatkan saat dia mendapatkan penyakit struk pada Black Friday di tanggal 15 April 2011. Sebagai petaruh judi olahraga yang aktif, dia juga kedapatan tidak dapat membayar hutang judi yang telah ia lakukan selama ini. pada akhir November tahun 2012, Lindgren mengikuti program rehabilitasi untuk permasalahan perjudian yang ia alami. Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh Bluff Magazine kepada Lindgren pada bulan Januari tahun 2013, dia telah berhasil mendapatkan perjanjian jadwal pembayaran oleh orang – orang yang telah menghutangkan uangnya kepada Lindgren.

Tidak semua pemain poker kelas dunia mempunyai kesah hidup yang bagus pada akhirnya. Setelah menjadi pemain poker profesional, kita tidak boleh merubah gaya hidup kita dengan berfoya-foya. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Proses untuk menjadi pemain poker profesional pun tidaklah gampang. Dibutuhkan pengetahuan tentang cara daftar judi poker online Indonesia di agen terpercaya terlebih dahulu lalu harus juga belajar cara memainkannya dan strateginya.