Theo Jorgensen, Tertembak Karena Perampokan Tidak Menyurutkan Keinginannya Bermain Poker

Advertisement
Advertisement

Theo Jorgensen, merupakan seorang pemain poker profesional yang berdarah Denmark, bertempat tinggal di Copenhagen, Denmark. Jorgensen memulai awal karirnya bermain poker pada awal tahun 1990an. Dia juga pada saat itu disponsori oleh perusahaan judi BET24 dan untuk saat ini dia disponsori oleh PokerStars.

Pada tahun 2004 silam, Jorgensen berhasil menang pada kejuaraan European Seven Card Stud Championship yang diselenggarakan di Baden, dan dia berhasil membawa pulang uang tunai sebesar €101,688 yang merupakan hadiah utamanya. Pada tahun 2006, Jorgensen berhasil mencapai meja final pertamanya pada ajang European Poker Tour (EPT), dan dia berhasil menempati posisi keempat pada turnamen musim kedua yang diselenggarakan di Deauville. Kemudian di tahun 2008, Jorgensen berhasil memenangkan turnamen World Series of Poker Europe (WSOPE) £5,000 Pot Limit Omaha Tournament, dan berhasil memenangkan uang tunai sebesar £218,626.

Jorgensen membawa nama Denmark pada ajang Poker Nations Cup, dimana dia berhasil mengalahkan Padraig Parkinson sebagai awal kemenangan pertamanya di ajang tersebut. Dia kemudian dipilih oleh kapten tim Denmark Martin Wendt untuk bermain mewakili negaranya di Grand Final, dimana saat dia berhasil dikalahkan oleh Kathy Liebert, seorang pemain poker profesional wanita cantik asal Amerika. Dimana dia merupakan salah satu dari tiga orang wanita yang berhasil memenangkan turnamen terbuka pada World Series of Poker yang diselenggarakan pada tahun 2004, selain diantaranya ada Cyndy Violette dan Annie Duke sebagai dua pemenang lainnya. Dan juga Liebert merupakan pemenang dari pertandingan seri 2005 Poker Royale: Battle of the Sexes.

Kembali ke Jorgensen, dia juga membawa nama negaranya pada ajang PartyPoker.com Football & Poker Legends Cup, dimana dia merupakan salah satu dari anggota kemenangan dari tim Denmark, disampingnya ada Gus Hansen dan Kim Christofte. Jorgensen merupakan satu-satunya pemain yang dalam turnamen berhasil memenangkan dua dari total empat pertandingan yang berlangsung pada saat itu. Dan juga dia berhasil memenangkan hadiah untuk dirinya pribadi karena berhasil mengalahkan rekan satu timnya Gus Hansen pada salah satu pertandingan. Gus Hansen merupakan pemain poker profesional yang juga berdarah Denmark, merupakan rekan satu tim Jorgensen dalam kejuaraan tersebut. Mengenai Gus Hansen, anda dapat menyimak artikel sepenuhnya tentang profil pribadinya di blog ini. Kembali ke Jorgensen lagi, setelah kemenangannya pada ajang tersebut, Jorgensen kembali menorehkan kemenangan di tahun 2010, kali ini merupakan kemenangan pertamanya untuk perebutan gelar di ajang World Poker Tour (WPT) pada Grand Prix de Paris Musim 9, dan berhasil mengumpulkan uang tunai sebesar €633,902. Ajang tersebut diselenggarakan di Paris sebagai bagian dari rangkaian acara yang diadakan di World Poker Tour. World Poker Tour merupakan ajang bagi para pemain poker profesional untuk berkumpul dan bertemu dalam suatu pertandingan, biasanya diadakan beberapa pertandingan dalam satu waktu.

Jorgensen merupakan salah satu peserta yang beberapa kali mengikuti acara tersebut. Terbukti pada tahun 2010 tepatnya di bulan Mei, dia dapat memenangkan gelar pertamanya di ajang tersebut. Berlanjut masih pada tahun yang sama, namun kali ini di ajang 2010 World Series of Poker Main Event, Jorgensen berhasil menempati urutan ke tiga puluh di ajang tersebut. Pada ajang World Poker Tour Season 11 Grand Prix de Paris, tepatnya pada bulan September tahun 2012, Jorgensen berhasil menempati urutan kedua dan berhak membawa uang tunai sebesar kurang lebih $333,128. Pada bulan Desember tanggal 3 tahun 2012, Jorgensen mengalami insiden perampokan, insiden tersebut terjadi di rumahnya, ia dirampok oleh tiga orang bersenjata dan dia tertembak sebanyak tiga kali saat perampokan terjadi. Untungnya Jorgensen berhasil diselamatkan, dan itu tidak menyurutkan kegiatannya bermain poker, terbukti pada tanggal 10 Maret tahun 2013, Jorgensen berhasil menempati urutan keempat di ajang Europe Poker Tour London Main Event dan membawa pulang uang senilai £183,000. Terhitung sampai tahun 2013, total yang didapatkan dari kemenangannya selama mengikuti turnamen melebihi $3,500,000.

Setiap pemain poker dunia yang berhasil duduk sebagai pemenang mempunyai sejumlah pengalaman yang tidak terhitung banyaknya. Banyak dari orang Indonesia seharusnya bisa menjadi bagian dari pemain poker dunia asalkan mereka mau terus berlatih pada poker Indonesia online terus menerus.